Popular Post

Popular Posts

Recent post

Archive for August 2015




Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) mendapat wawasan tentang pertambangan, bagaimana proses, penerapan aturan, konstribusi termasuk perberdayaan terhadap masyarakat sekitarnya. Ini diperoleh setelah PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) menggelar NNT Goes to Campus di perguruan tinggi yang berada di kaki bukit Olat Maras, Batu Alang, Kecamatan Moyo Hulu ini, Jumat (12/06). Kegiatan yang dirangkaikan dengan Seminar dan Diskusi bertajuk “Best Mining Practise and Corporate Social Responsibility” ini menghadirkan Ir H Syarafuddin Jarot selaku Manager Corporate Social Responsibility PTNNT dan H Ruslan Ahmad, General Supervisor Site Communication.
Rektor UTS Dr Arief Budi Witarto M.Eng saat membuka kegiatan itu mengatakan NNT Goes to Campus ini sangat penting agar mahasiswanya mendapat pengetahuan yang komprehensif mengenai pertambangan terutama Proyek Batu Hijau yang sedang dilaksanakan PT Newmont Nusa Tenggara sebagai salah satu perusahaan tambang emas dan tembaga terbesar di Indonesia bahkan dunia. Newmont juga salah satu industry yang berperan penting dalam menggerakkan roda perekomian di NTB. Karenanya keberadaan Newmont dinilai sebagai berkah yang patut disyukuri.
Ia berharap dengan mengetahui lebih jauh tentang NNT, mahasiswanya menjadi tertarik bekerja di perusahaan tambang tersebut. Selain itu muncul mimpi besar mahasiswa UTS untuk memiliki tambang sendiri. Ini bukan mustahil karena sudah banyak orang biasa yang menjadi pengusaha sukses di Indonesia yang memulainya dari nol. Untuk mencapai semua ini membutuhkan proses yang dimulai dari hal kecil, yakni disiplin dan taat terhadap aturan. Hal tersebut menjadi latar belakang PTNNT menjadi perusahaan yang besar dengan predikat yang cukup baik.  Menurut Doktor Arief, PTNNT tidak mungkin bekerja hanya dengan fasilitas yang memadai, pasti ada aturan yang mendukungnya. “Ini pasti berjalan dengan baik karena ada aturan yang baik yang dijalankan dan ditaati,” ujarnya.'



Acara seminar tersebut terbagi menjadi tiga sesi diskusi. Sesi pertama yang menyampaikan materi adalah Pak H. Syarafuddin Jarot. Beliau membahas tentang pengembangan program tanggung jawab sosial yang efektif, berkelanjutan partisipatif dan berkemitraan yang mendukung tercapainya peningkatan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat. Untuk mencapai misinya Pak H. Syarafuddin Jarot menjelaskan proses penyusunan rencana strategis tanggung jawab sosial perusahaan (TSP) 2014-2018 melalui berbagai tahapan yang diantaranya adalah mengidentifikasi visi, misi dan evaluasi kinerja pengembangan masyarakat, kebijakan PTNNT dan pemerintah daerah.
Di bagian lain Pak  H. Syarafuddin Jarot menyinggung soal program beasiswa PTNNT. Sejak 1998—2014, penerima beasiswa dari PTNNT mencapai 14.353 siswa/mahasiswa. Sebagian besar berasal dari Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat. Total dana beasiswa yang direalisasikan PTNNT mencapai Rp 22,5 Milyar lebih. Beasiswa ini diberikan kepada siswa/mahasiswa berprestasi asal NTB dengan jenis beasiswa Bulaeng (beasiswa tertinggi bagi mahasiswa S1, S2 dan S3 dengan pembiayaan penuh), emas (beasiswa mahasiswa S1 dengan pembiayaan SPP dan biaya hidup), Platinum (beasiswa 1 tahun S2 dan S3), Perak (beasiswa 1 tahun untuk siswa SMP/SMA sederajat dan mahasiswa S1), dan bantuan peningkatan prestasi bagi mahasiswa S1 asal KSB.

Sesi dua membahas tentang gambaran umum dan menjelaskan lebih detail tentang PT Newmont Nusa Tenggara yang di sampaikan oleh Bapak H. Ruslan Ahmad selaku General Supervisor Site Communications PT Newmont Nusa Tenggara. Disini beliau membahas tentang gambaran umum Proses Penambangan ( Peledakan,Pengeboran, Pengangkutan dan Pemuatan), Proses Pengolahan, Proses Pengolahan – Nilai Tambah, Pengelolaan Lingkungan – Penghargaan, Pengelolaan Lingkungan – Tahap Reklamasi, Pengelolaan Lingkungan – Reklamasi, Pengelolaan Lingkungan – Reklamasi, Pengelolaan Lingkungan – Pemantauan Air Laut dan Tailing, dan Program Penutupan Tambang.
Pak H. Ruslan Ahmad juga menjelaskan sejarah singkat PTNNT. Perusahaan tambang yang berkantor pusat di Colorado Amerika ini memulai kegiatan eksplorasinya pada Tahun 1980-an dan menemukan cebakan tembaga pada Tahun 1990 yang kemudian diberi nama Batu Hijau. Hasil kajian tekhnis dan lingkungan selama beberapa tahun memastikan PTNNT melakukan kegiatan eksploitasinya dan mulai beroperasi secara penuh pada Tahun 2000. Sebanyak lebih dari 7000 pekerja termasuk pekerja kontrak yang sebagian besar berasal dari Provinsi NTB yang mendukung kelancaran operasional PTNNT. Untuk meningkatkan kapasitasnya, para pekerja ini diberikan peluang mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan sesuai kebutuhan. Karenanya mahasiswa UTS bisa memiliki kesempatan yang sama. “Mulai dari sekarang harus mempersiapkan diri dengan belajar tekun, disiplin dan memiliki semangat yang tinggi untuk maju,” pesan Pak H. Ruslan Ahmad.



Sesi tiga membahas tentang sustainable mining bootcamp  yang disampaikan oleh kak Subhan Azharullah selaku peserta bootcamp IV. Kak Subhan menjelaskan secara detail tentang bootcamp, apa itu bootcamp dan syarat apa saja untuk mengikuti bootcamp tersebut. Kak Subhan juga berbagi pengalaman selama mengikuti bootcamp kepada kita semua.
Persyaratan untuk mengikuti program ini hanyalah semangat untuk berbagi pengalaman kepada khalayak luas selama kegiatan berlangsung melalui akun-akun media sosial yang peserta miliki. Dalam hal ini, peserta memiliki kebebasan untuk menginformasikan hal apapun ke khalayak tanpa ada intervensi dari PTNNT.


Mahasiswa UTS sangat antusias mengikuti diskusi dan seminar ini. Dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan yang mereka ajukan membuat dua pemateri ini kewalahan untuk menjawabnya. Mulai dari proses penanganan lingkungan terutama pembuangan tailing di Teluk Senunu, proses menghasilkan produk emas dan tembaga hingga isu lainnya seperti pengayaan uranium. Selain itu kami mengaku tertarik untuk mengikuti Sustainable Mining Bootcamp. Acara ini kemudian ditutup dengan pembagian doorprize setelah mampu menjawab pertanyaan yang diajukan panitia seputar materi yang disampaikan di dalam seminar. 


Copyright © KAGOR - - Designed by Satria Junanda -